Jakarta.Panjinasionalnews.com.Musim kemarau yang ekstrim dan panjang berakibat terjadinya kekeringan lahan dan juga timbulnya bencana kebakaran hutan.Banyaknya kawasan hutan yang sudah tidak terpantau dan terlindungi, berakibat banyaknya kawasan yang gundul tidak ada penghijauan dan memicu kondisi cuaca ekstrim.Kondisi kemarau ekstrim dan panjang saat ini,memicu terjadinya global warming dan terjadinya kebakaran di beberapa titik rawan bencana.Untuk itu Polri berinisiatif menyiapkan penguatan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran 70.000 personel untuk mendukung perlindungan hutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebanyak 586 personel telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan di Pusdik Binmas Lemdiklat Polri. Kabarhakam Polri Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K, M.H., M. Hum., menegaskan, personel harus memiliki integritas, menguasai teknologi, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan lintas sektor. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan kawasan hutan, mencegah kerusakan lingkungan, dan menjaga kelestarian hutan Indonesia.
(Sumber: Humas polri)









