Jakarta.Panjinasionalnews.com.Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan OTT dan menangkap 16 orang (OTT) termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
“Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Budi menjelaskan tim penindakan KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Namun, ia belum merinci kasus yang menyeret Gatut karena Tim penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif.(Dilansir dari berbagai sumber Sindonews/Radar Mdn/CNN Indonesia/Liputan6.com).

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif dan menentukan nasib para pihak yang diterjaring dalam OTT.
Dan perlu diketahui bahwa Gatut terpilih menjadi Bupati Tulungagung pada Pilkada 2024. Dimana sebelumnya adalah kader PDIP, namun keluar dan bergabung ke Partai Gerindra sebelum pemilihan.
Dalam catatan,Gatut yang juga sebagai pengusaha toko bangunan,juga pernah menjadi Wakil Bupati Tulungagung 2019-2023.
Adapun 12 orang yang dibawa ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan intensif antara lain Makrus Manan (Kabag Kesra), Arif Efendi (Kabag Pemerintahan), Yulius Rama Isworo (Kabag Umum), Aris Wahyudiono (Kabag Prokopim), Hartono (Kepala Satpol PP Tulungagung), Suyanto (Kepala Dinas Pertanian Tulungagung), Dwi Hari (Kepala BPKAD Tulungagung), Agus Prijanto (Kepala Bakesbangpol Tulungagung), Erwin (Kepala Dinas PUPR Tulungagung), Jatmiko (Anggota DPRD Tulungagung sekaligus adik kandung bupati), Dwi Yoga Ambal (Ajudan Bupati Tulungagung), serta Oki (staf pemerintahan). Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih mendalam sebelum KPK menentukan status hukum masing-masing pihak.
Hingga kini, KPK belum merilis secara rinci terkait barang bukti maupun proyek yang menjadi objek dugaan suap dalam OTT tersebut.
Dan menurut sumber KPK,Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Gatut tiba pukul 06.50 WIB menggunakan mobil berwarna hitam milik KPK. Saat turun, ia terlihat dikawal polisi dan penyidik menuju ke dalam gedung merah putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan nasib para pejabat yang terjaring OTT KPK .(***).









