Momen Peringatan HUT SMPN 2 Kota Madiun Ke 80 Tahun,Plt Walikota Madiun:” Secara Akademik, Pendidikan Di Kota Madiun Ini Adalah Yang Terbaik “

Madiun.Panjinasionalnews.com.Peringatan HUT sekolah adalah peringatan hari ulang tahun berdirinya suatu instansi sekolah.Istilah ini merupakan gabungan dari kata “Hari” dan “Lahir” (Harlah), yang sering digunakan dalam dunia pendidikan untuk memperingati hari jadi atau berdirinya lembaga sekolah dari tahun ke tahun.Seperti halnya momen peringatan HUT Ke 80 Tahun yang dilaksanakan di SMPN 2 Kota Madiun yang dihadiri oleh Plt.Walikota Madiun,Bagus Panuntun,Sekda, Asisten I,II ,Kadindik dan jajarannya.

Menurut keterangan Kepala SMPN 2 Kota Madiun,Eryn Irsa Ningtyas,S.Pd.,M.Pd , adapun tujuan puncak peringatan HUT Sekolah antara lain:

-Refleksi dan Evaluasi: Menjadi momentum untuk mengenang sejarah, melihat perkembangan, serta mengevaluasi pencapaian sekolah dari masa ke masa.

-Mempererat Kebersamaan: Membangun keharmonisan dan hubungan baik antara siswa, guru, staf, komite, orang tua murid, hingga para alumni.

-Wadah Kreativitas: Menumbuhkan rasa cinta pada almamater melalui berbagai kegiatan positif seperti perlombaan, pentas seni, atau bakti sosial.

-Ungkapan Syukur: Menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan atas perjalanan dan eksistensi sekolah dalam memajukan dunia pendidikan.

Kepala SMPN 2 Kota Madiun,Eryn Irsa Ningtyas,S.Pd.,M.Pd juga mengapresiasi keberhasilan siswa-siswinya yang telah mengukir prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, seperti: Juara I Lomba Cerdas Cermat,Juara I Yel-yel,Juara dibidang olahraga,PBB dan masih banyak lagi.”Prestasi yang membanggakan adalah ada siswa kami yang masuk ikut Tim Sepak Bola Nasional,” ujarnya.Lebih lanjut, Kepala SMPN 2 Kota Madiun mempunyai harapan:

-pertama, Sekolah ini menjadi tempat bertumbuh anak-anak berkarakter,artinya berkarakter positif utamanya.

-Kedua,Anak semakin bertumbuh adaptif terhadap perubahan jaman.

-Ketiga, Sekolah kami dapat menginspirasi semua kalangan

” Harapan saya, setelah lulus dari SMP Negeri 2 Madiun, setiap anak tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga mampu mengenal, mencintai, dan melestarikan kearifan lokal. Salah satunya, anak mampu membuat sambal pecel sebagai warisan kuliner khas Madiun, sehingga budaya lokal tetap hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi, pungkasnya.

Agung  salah satu anggota Mastrip dan pengajar mapel IPA  memberikan keterangan singkat terkait Napak Tilas Sejarah Perjuangan (NTSP) SMPN 2 Kota Madiun.

SMP Kota Madiun yang akhirnya diambil alih oleh kementrian P dan K yang saat itu dijabat oleh Mr. Ali Sastroamijoyo dari tangan Pemerintah Kota, dengan SK No. 5103/B, tanggal 17 Agustus 1946 kemudian diganti nama SMP 2 Madiun yang diresmikan pada tanggal 17 September 1946, dibawah pembinaan yang pertama Bapak SOETJIPTO. Sehingga HUT SMP 2 Madiun selalu diperingati tanggal 17 September setiap tahunnya sampai sekarang.

Pada tahun 1947 terjadi penyerangan Belanda yang disebut AGRESI BELANDA I pada waktu itu Kota Madiun dibanjiri pengungsi dari Surabaya dan sekitarnya karena Kota Surabaya menjadi sasaran utama dari penyerangan Belanda.

Di antara pengungsi juga banyak pelajar yang akhirnya ditampung di SMP 2 Madiun. Dengan semangat para pelajar ingin membela Negara dan Bangsa, maka tergerak membentuk organisasi yang dinamakan IKATAN PELAJAR INDONESIA (IPI) kemudian diadakan konggres pelajar di Malang tahun 1946 berubahlah dari IPI menjadi TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar).

Pada saat itu para pelajar yang termasuk tentara yang disebut TRIP yang bermarkas di gedung SMP 2 Madiun menjadi incaran juga.Bahkan di antara pemuda TRIP ada yang gugur tepatnya di halaman SMP 2 Madiun sebagai pahlawan bangsa yaitu MOELJADI pada tanggal 21 September 1948 sedangkan beberapa temannya dibunuh di Desa Kresek Kabupaten Madiun dan untuk mengenangnya diabadikan monumen Perjuangan MASTRIP yang berada di Jalan Mastrip berupa Patung MOELJADI berdiri tegak mengangkat senjata dan Tugu Monumen di halaman SMP 2 Madiun.(Dikutip dari laman sejarah SMPN 2 Kota Madiun).

“Walaupun mengalami kendala dan kesulitan mereka tetap berjuang sampai titik darah penghabisan sekalipun. Semangat inilah yang harus di warisi oleh generasi sekarang khususnya siswa-siswi SMP Negeri 2 Madiun,” jelas Agung

Plt Walikota Madiun dalam momen peringatan HUT SMPN 2 Kota Madiun ini menyampaikan ucapan selamat ulang tahun SMPN 2 Kota Madiun yang ke 80 Tahun.”Saya menitipkan siswa-siswi ini menjadi generasi penerus bangsa,” ujarnya.Lebih lanjut Plt Walikota Madiun menyampaikan,” Secara akademik, pendidikan yang ada di Kota Madiun ini yang terbaik.Untuk itu kita harus memberikan ruang kreativitas bagi siswa sekolah.Bagaimana kita mewujudkan perekonomian di kota Madiun seluruhnya stabil , salah satunya sekolah harus terlibat,” pesannya sambil membuka kegiatan HUT SMPN 2 Kota Madiun.(Warti).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *