Yogyakarta.Panjinasionalnews.com.Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X mengapresiasi inisiatif Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (KADIN DIY) menggelar Simfoni 1.001 Pembatik. Di tengah semangat melestarikan dan mengembangkan batik, Sri Paduka juga menitipkan pesan agar setiap kegiatan yang diselenggarakan KADIN dapat terus membawa kemaslahatan bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang keterlibatan yang semakin inklusif.
Hal tersebut disampaikan Sri Paduka saat menerima silaturahmi Wakil Ketua Umum Koordinator 2 KADIN DIY sekaligus Ketua Dewan Pengarah Panitia Simfoni 1.001 Pembatik, Gunarta Adibrata, Ketua Panitia Simfoni 1.001 Pembatik, Indah Rahayu, beserta jajaran di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (30/09). Rencananya, event Simfoni 1.001 Pembatik ini akan diselenggarakan pada 3 Oktober 2026 dengan berpusat di kawasan Malioboro.
Menurut Sri Paduka, pemilihan batik sebagai bagian dari kegiatan tersebut menjadi relevan dengan posisi Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia yang ditetapkan oleh World Crafts Council (WCC) pada 2014. Predikat tersebut, menurutnya, perlu terus dijaga melalui berbagai upaya yang membuat batik tetap hidup, berkembang, dan dekat dengan masyarakat.
Sri Paduka berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi warga di sekitar lokasi. Salah satu yang dapat dilakukan adalah melibatkan pelaku UMKM sehingga aktivitas yang berlangsung turut membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi.
(Sumber: #HumasJogja)









