Terkait Kasus Kelangkaan Stok Gas LPG,Pihak Pertamina Patra Niaga Memberikan Statement Siap Menjamin Kestabilan Harga Dan Ketersediaan Stok Gas LPG Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Ngawi.Panjunasionalnews.com.Pertamina Patra Niaga,meluruskan pemberitaan kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 2 kilogram di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi pada Senin (16/3/2026) lalu. Menyikapi hal ini, Pertamina Patra memastikan pasokan LPG 3 kilogram untuk masyarakat terpenuhi. Sebab dalam pendistribusian Pertamina selalu melakukan pantauan dilapangan. Bahkan, untuk memastikan kebutuhan LPG untuk masyarakat terpenuhi dan sesuai kebutuhan, melakukan Sidak gabung bersama stakeholder.

Bahkan, pada Kamis (19/3/2026) beredar informasi masyarakat di Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan LPG 3 kg jelang perayaan Idul Fitri dengan harga sudah mencapai Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung.

 

Menyikapi isu tersebut, Pertamina Patra Niaga sebagaimana disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan, isu pasokan dan distribusi ini sudah beredar sejak minggu kedua Maret lalu dan sejak saat itu pula telah dilaksanakan mitigasi dan antisipasi, mulai dari sidak gabungan hingga penyaluran tambahan (_extra dropping_). Hingga puncaknya pada Senin (16/3) lalu, dilaksanakan kembali sidak gabungan bersama Bupati Ngawi upaya memastikan pasokan dan distribusi LPG 3 kg aman dan mencukupi selama menjelang dan selama perayaan Idul Fitri. Sidak gabungan ini juga dihadiri Kapolres, Kejaksaan, Dandim dan Hiswana Migas Kabupaten Ngawi. Pengecekan dilakukan mulai dari stok hingga isu distribusi.

 

Selanjutnya Ahad menegaskan stok di Kabupaten Ngawi dipastikan aman dan mencukupi. Setelah dilakukan pengecekan, penyaluran berjalan lancar dan normal di semua pangkalan resmi Pertamina.

 

“Terjadi lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri, namun di pangkalan stok masih tersedia dengan rata-rata distribusi 26 ribu tabung per hari kepada 842 pangkalan di Kabupaten Ngawi. Temuan di lapangan, kenaikan harga berada di level pengecer,” kata Ahad Rehadi.

 

Masih menurut Ahad, sebagai mitigasi lonjakan konsumsi, Pertamina melaksanakan kembali _extra dropping_ yang dilaksanakan sampai dengan Minggu (22/3). “Dengan disalurkan kembali _extra dropping_ ini, total penyaluran tambahan LPG 3 kg untuk Kabupaten Ngawi lebih dari 66 ribu tabung. Koordinasi lintas sektor terus kami laksanakan, selanjutnya di sisi masyarakat tak henti-hentinya kami imbau untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai,” tutup Ahad.Semoga dengan diresponnya keluhan masyarakat terkait Kelangkaan Stok Gas LPG dan melejitnya harganya bisa normal kembali.Karena masyarakat sangat berharap dapat melaksanakan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1457 H dengan situasi yang lebih baik dan kondusif.(***).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *