Madiun.Panjinasionalnews.com.Kegiatan Sosialisasi program sekolah adalah kegiatan yang dilakukan sekolah untuk memperkenalkan, menjelaskan, dan membangun pemahaman tentang berbagai program, kegiatan, dan aturan yang ada di sekolah kepada seluruh warga sekolah, terutama bagi pihak keluarga yaitu siswa dan orang tua. Dengan tujuan untuk membangun kerjasama sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua, serta memastikan siswa memahami hak dan kewajibannya selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya Koordinator Pengawas SMPN Kota Madiun, Endang Lilik Utami menjelaskan bahwa tujuan utama sosialisasi di sekolah adalah membentuk kepribadian siswa serta membekali mereka dengan nilai, norma, dan keterampilan sosial agar siap beradaptasi dan berperan aktif di dalam masyarakat.
Koordinator Pengawas Endang Lilik Utami menjelaskan tujuan utama sosialisasi program sekolah sesuai Tri Pusat Pendidikan Dalam Menanamkan Nilai dan Norma antara lain yaitu:
-Mengenalkan aturan, etika, serta tata krama yang berlaku di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
-Membentuk Karakter dan Kepribadian: Mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, moralitas, serta kepedulian sosial pada diri siswa.
-Mengembangkan Keterampilan Sosial: Melatih siswa agar mampu berkomunikasi, bekerja sama, dan berinteraksi secara positif dengan teman sebaya maupun guru.
-Membangun Sinergi dengan Orang Tua: Jika merujuk pada sosialisasi program sekolah, tujuannya adalah menyatukan visi antara pihak sekolah dan orang tua/wali murid demi mendukung keberhasilan belajar anak.
“Trilogi pendidikan perlu ada sinergi yang baik, supaya ada sinergi yang harmonis antara pihak sekolah, keluarga dan masyarakat,agar tidak ada terjadi Miss Consep antara sekolah dan orang tua murid,” katanya.
“Jika ada permasalahan,aduan atau keluhan,bisa disampaikan langsung ke pihak sekolah,ke pihak komite sekolah maupun ke Dindik.jangan disampaikan keluar , Karena semua bisa dikomunikasikan dengan baik,” katanya.Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan Sosialisasi Program Sekolah ini untuk saling memperhatikan,saling mengerti dan saling memahami.

Disesi selanjutnya Komite Sekolah Heru Kunbiantoro,S.Sos menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah saja, tetapi juga membutuhkan peran dan dukungan penuh dari orang tua.
Kepada pihak sekolah,Komite sekolah mengusulkan agar pihak sekolah membentuk program baru untuk membantu kelancaran arus lalulintas di lingkungan sekolah.”Saya mengusulkan pihak sekolah untuk membentuk Program PKS yaitu Polisi Ketahanan Sekolah untuk membantu kelancaran arus lalulintas padat di lingkungan sekitar sekolah,” kata Heru Kunbiantoro.Dan komite sekolah mengusulkan program kurikulum tambahan lainnya yaitu agar siswa sekolah dibekali latihan seni beladiri dan juga setiap hari Jumat agar siswa bersama-sama melakukan Sholat Jumat Berjamaah di sekolah.Hal ini dilakukan untuk mengefisienkan waktu dengan beribadah.
Pada sesi terakhir,Menurut keterangan Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Kota Madiun, bahwa Pada tahun ajaran baru 2026/2027 ini,Pihak SMP Negeri 7 Kota Madiun menggelar kegiatan Sosialisasi Program Sekolah yang ditujukan bagi orang tua siswa kelas VII,VIII dan IX. Dimana acara ini merupakan agenda rutin di awal tahun ajaran baru untuk memberikan informasi, mengenalkan lingkungan sekolah,sosialisasi program sekolah, serta mempererat kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua siswa.Tetapi untuk tahun ini kegiatan sosialisasi program sekolah dilaksanakan secara bertahap dan terpisah antara VII,VIII dan IX.
Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan pengenalan Kepala Sekolah SMP Negeri 7 ,Sapto Usada,S.Pd.,M.Pd yang menyampaikan secara singkat visi, misi, serta program kerja sekolah dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan dan pengembangan karakter siswa.
“Setiap sekolah pasti mempunyai cita-cita dan harapan, yaitu Bagaimana mewujudkan visi misi tersebut.Cita-cita dan harapan sekolah tersebut diwujudkan melalui visi sekolah.Seperti di SMPN 7 Kota Madiun ini, Bagaimana mewujudkan visi misi peserta didik yang beriman, bertaqwa,beriptek ,berkarakter dan berwawasan lingkungan hidup serta pengelolaan lingkungan hidup,” kata Kepala SMPN 7 Kota Madiun.
Kepala sekolah SMPN 7 Kota Madiun,Sapto Usada,S.Pd.,M.Pd Mengajak Orang tua untuk mengenal lingkungan sekolah dan mengetahui lebih jauh berbagai fasilitas yang ada, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga sarana olahraga. Kepsek Sapto juga memaparkan berbagai program Intra Kurikuler,Ekstrakurikuler (ekskul) dan Literasi yang tersedia, seperti Kegiatan Pramuka, OSIS, Paskibra, PKS, Jurnalistik, Seni tari, Olahraga, Seni membatik dan ekskul lain yang dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan minat siswa.
“Supaya ada sinergitas antar sekolah dan orang tua murid.Sekolah selalu terbuka terhadap permasalahan apapun,dan silahkan orang tua murid untuk menyampaikan saran, usulan, masukan?” Ujar Kepala SMPN 7 Kota Madiun.Lebih lanjut Kepala SMPN 7 Kota Madiun Sapto Usada,S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa “Branding SMPN 7 Kota Madiun adalah Membatik”.”Membatik adalah termasuk program literasi.Bagaimana langkah-langkahnya membatik ? Dalam proses membatik ini,tahapan setiap prosesnya divediokan dari awal sampai akhir.Dan untuk program Membatik ini,pihak sekolah telah mempunyai “Galeri Merak SMPN 7 Kota Madiun ,” jelasnya.Dan program sekolah yang patut diandalkan adalah program pertukaran pelajar luar negeri.”Alhamdulillah di sekolah ini ada siswa yang ikut program pertukaran pelajar di Jepang yaitu saudari Anggun.Hal ini cukup membanggakan bagi kami ,” Katanya.Menutup kegiatan ini,Kepala SMPN 7 Kota Madiun Sapto Usada,S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa keberhasilan peserta didik itu tidak diukur dari nilai-nilainya saja tetapi dinilai dari keberhasilan pembentukan karakternya.
Kepada peserta, Kepala SMPN 7 Kota Madiun Sapto Usada,S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa Kegiatan Sosialisasi Program Sekolah ini dilaksanakan secara bertahap dan terpisah antara Kelas VII,VIII dan IX.Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa materi sosialisasi program sekolah yang dilaksanakan dapat lebih efektif, tepat sasaran dan dipahami oleh orang tua siswa.(Warti).









