Jakarta.Panjinasionalnews.com.Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) umumkan susunan pengurus untuk periode 2026-2031, di Lantai 1 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya No.164, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengatakan, akan melakukan rekonsiliasi dengan pengurus daerah dalam 100 hari kerja pertamanya.
“Kita akan rekonsiliasi ke daerah-daerah,” kata Gus Kikin kepada wartawan.
Kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 berjumlah 210 orang, bertambah 21 orang dibandingkan kepengurusan masa khidmah 2021–2026 yang berjumlah 189 orang. Struktur baru tersebut mencakup unsur Mustasyar, Syuriyah, A’wan, dan Tanfidziyah.
Gus Kikin, mengatakan perubahan jumlah tersebut berkaitan dengan upaya pemerataan keterwakilan dalam kepengurusan, termasuk dari sisi generasi dan unsur organisasi.
“Kita ingin ada pemeretaan dari semua jajaran dari generasi awal sampai akhir,” katanya.
Kemudian Gus Kikin menjelaskan, penggunaan syal Palestina dalam momentum pengumuman struktur kepengurusan menegaskan komitmen PBNU untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.
“Ini sebetulnya memang isu yang sudah sangat lama. Sejak 1938-39, zaman Kiai Hasyim Asy’ari sebagai muassis NU, dulu sudah menyuarakan kemerdekaan Palestina. Nah, kita lanjutkan lagi,” ujarnya
(Sumber:NU Online News)









