Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Terintegrasi di Indonesia

Jakarta.Panjinasionalnews.com.Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan Kunci Bersama menjadi model pengembangan kawasan terintegrasi yang mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, dan menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan keynote speech Kunci Bersama Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY secara resmi dinobatkan sebagai Dewan Penasehat Kunci Bersama, kawasan strategis yang mencakup sepuluh kabupaten/kota di wilayah timur Jawa Barat dan berbatasan dengan Jawa Tengah. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang, namun membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangannya berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

 

Menko AHY menegaskan pengembangan kawasan harus selaras dengan arah pembangunan nasional dan mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden. Karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mengorkestrasikan peran lima kementerian teknis agar pembangunan infrastruktur tidak berjalan secara sektoral, melainkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang terintegrasi.

 

“Kita harus membangun kawasan, bukan sekadar membangun proyek. Infrastruktur yang dibangun harus saling terhubung, saling mendukung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Menko AHY.

 

Sebagai langkah konkret, Menko AHY menawarkan konsep aglomerasi polisentris, yaitu pengembangan beberapa pusat pertumbuhan dengan keunggulan masing-masing yang saling terhubung melalui konektivitas, logistik, dan rantai nilai ekonomi. Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan setiap daerah berkembang sesuai potensi dan keunggulannya, sekaligus saling memperkuat pertumbuhan kawasan secara menyeluruh.

 

(Sumber: Kemenko AHY )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *