Gema Salawat Kembali Membubung: Rutinan Manakib Jawahirul Ma’ani Dibuka Perdana Pasca-Lebaran

Demak.Panjinasionalnews.com.Setelah sempat libur selama masa Idulfitri, majelis zikir dan selawat bulanan Manakib Jawahirul Ma’ani resmi dibuka kembali. Acara perdana pasca-lebaran ini diselenggarakan dengan khidmat di kediaman  Ali Mustofa, Dukuh Kayon, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali—tepatnya pada Malam Minggu Legi—ini menjadi momentum pelepas rindu bagi para jamaah untuk kembali bersimpuh dalam zikir dan doa bersama.

 

Momen Silaturahmi dan Spritualitas

Kembalinya rutinan ini disambut antusias oleh warga sekitar maupun jamaah dari luar desa. Selain sebagai sarana meningkatkan spiritualitas melalui pembacaan kitab Manakib Jawahirul Ma’ani, acara ini juga menjadi ajang halal bihalal antar-warga.

 

“Alhamdulillah, setelah rehat masa lebaran, malam ini kita bisa berkumpul kembali di kediaman Saudara Ali Mustofa. Semoga istikamah ini membawa keberkahan bagi kampung kita,” ujar salah satu perwakilan jamaah.

 

Detail Kegiatan

Acara: Rutinan Manakib Jawahirul Ma’ani

Waktu: Sabtu Malam (Malam Minggu Legi)

Lokasi: Rumah Bp. Ali Mustofa, Dukuh Kayon, Batursari, Mranggen

Agenda: Pembacaan Manakib, Tahlil, dan Doa Bersama

Tentang Manakib Jawahirul Ma’ani

Manakib Jawahirul Ma’ani merupakan kitab yang berisi sejarah hidup serta manaqib (biografi) Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Pembacaannya di wilayah Mranggen, khususnya Batursari, telah menjadi tradisi turun-temurun yang berfungsi sebagai sarana tawasul dan mempererat tali silaturahmi antar-umat.

 

“Dengan dimulainya kembali kegiatan ini, diharapkan syiar keagamaan di wilayah Kecamatan Mranggen kembali berdenyut kencang dan memberikan dampak positif bagi kerukunan sosial masyarakat,”kata Kiyai sholkhan.(***).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *